Hari Kedua Pencarian Remaja Yang Tenggelam di Pantai Desa Harapan, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah Akhirnya Membuahkan Hasil
Kabar-one.com, Bengkulu Tengah – Pencarian remaja yang tenggelam di Pantai Desa Harapan, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah akhirnya membuahkan hasil.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Plt Kalak BPBD Bengkulu Tengah, Rachmat Hidayat, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyebut jenazah korban ditemukan oleh warga yang turut melakukan pencarian di sepanjang bibir pantai.
“Jenazah ditemukan di kawasan Pantai Padang Betuah oleh warga yang ikut melakukan penyisiran,” ungkapnya.
Saat ditemukan, kondisi korban tergeletak di tepi pantai dalam posisi terlentang dan masih mengenakan celana pendek.
Penemuan ini sekaligus mengakhiri proses pencarian yang telah dilakukan sejak Jumat (1/5/2026) sore, melibatkan tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan perahu karet menuju posko operasi SAR yang berada di Pantai Desa Harapan.
“Jenazah sudah dibawa ke posko operasi SAR dan selanjutnya akan langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,” jelas Rachmat.
Sebelumnya, tenggelamnya tiga remaja di Pantai Desa Harapan, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, pada Jumat (1/5/2026).
“Lima remaja mandi di pantai, tiga di antaranya sempat tenggelam. Dua berhasil selamat, sementara satu korban tidak berhasil diselamatkan dan hanyut setelah tergulung ombak,” ungkapnya
Ia menyebutkan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB dan langsung melakukan pencarian.
“Personel yang kita terjunkan mulai dari malam tadi sekitar 20 orang,” ujarnya.
Pencarian dilakukan secara intensif sejak malam kejadian dan berlanjut hingga hari ini.
Pencarian Hari Kedua
Memasuki hari kedua pencarian, remaja yang tenggelam di Pantai Desa Harapan, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, belum juga ditemukan.
Tim gabungan masih terus bersiaga dan melakukan penyisiran di lokasi, Sabtu (2/5/2026) siang.
Dari pantauan di lapangan, sejumlah personel dari BPBD, Basarnas, Dinas Sosial, TNI AL, PMI, dan Polri tampak terus melakukan pencarian.
Selain itu, puluhan warga juga ikut membantu dengan menggunakan perahu nelayan untuk menyisir area perairan.
Operasi pencarian rencananya akan dilakukan selama tiga hari pertama dan dapat diperpanjang hingga tujuh hari jika korban belum ditemukan.
“Pencarian sudah dimulai dari malam tadi, hari ini, dan mungkin sampai tiga hari dulu. Kalau belum ditemukan, bisa dilanjutkan sampai tujuh hari,” jelasnya.
Metode pencarian dilakukan dengan menyisir laut menggunakan perahu karet serta menyusuri daratan di sepanjang bibir pantai untuk memperluas area pencarian.
Kondisi Cuaca dan Imbauan
Rachmat juga mengungkapkan bahwa kondisi ombak di lokasi cukup tinggi, sejalan dengan peringatan cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.
“Ombak sekarang memang sedang tinggi, sesuai dengan edaran BMKG karena cuaca sedang ekstrem,” katanya.
Ia pun mengimbau masyarakat, khususnya pengunjung wisata pantai di wilayah Pondok Kelapa, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut.
“Ini memang tempat wisata dan tempat mandi. Ke depan kita akan memasang imbauan kepada pengunjung untuk mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya.(**)





