DINAS PERTANIAN BENGKULU TENGAH MENGANGGARKAN DANA SEBESAR Rp 50 JUTA UNTUK PEMBELIAN VAKSIN UNTUK MEMBERANTAS PMK DI BENGKULU TENGAH
Kabar-one.com, Bengkulu Tengah – Dinas Pertanian Bengkulu Tengah menganggarkan dana sebesar Rp 50 juta untuk pembelian vaksin untuk memberantas Penyakit Mulut dan Kuku( PMK) yang menyerang pada hewan ternak sapi, kerbau, kambing di Bengkulu Tengah.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Tengah, Helmi Yuliandri,SP, MT di kantornya Renai Semanik belum lama ini.
Ini program arahan Bupati Bengkulu, Rahmad, dimana penyakit PMK di daerah cukup kuat menyerang sapi dan kerbau.
” Dengan anggaran terbatas kegiatan ini kita lakukan. Di Benteng ini tempat transit hewan dari Kabupaten Seluma juga dari Bengkulu Utara yang masuk ke daerah ini. Setelah itu hewan tersebut disuplai ke Kota Bengkulu,” ujar Helmi.
Menurut Helmi penyebab PMK, sapi yang masuk ke Benteng digemukan sebentar dulu oleh pemiliknya. Ternyata sapi yang masuk ternyata membawa penyakit, akibatnya menular pada hewan sapi yang ada di Bengkulu Tengah ini.
“Oleh karena itu, Alhamdulillah sejak 2025, Dinas Pertanian Benteng sejak 2025 telah mengawasi dan memantau penyakit PMK yang menyerang hewan di sini dan hasilnya berkurang.
Dikatakan Helmi, banyak sekali sapi di Benteng yang mati dilapangan dan di kebun terserang penyakit PMK ini.
Penyebabnya banyak sapi yang terserang PMK tersebut, dikarenakan sapi sapi warga itu dilepas liar tidak terkontrol dan dikandangkan oleh pemiliknya. Akibatnya sapi yang terserang PMK itu berinteraksi dengan sapi yang lain.
” Untuk keperluan program itu, kita baru anggarkan dana Rp 50 juta untuk pembelian vaksin PMK menggunakan anggaran APBD tahun 2026 ini. Lantaran terbatasnya anggaran Pemda Benteng,” tegas Helmi.
Dana tersebut selain untuk pembelian vaksin, obat- obatan serta yang lainnya. Dan ini juga untuk stok persiapan, karena vaksin yang akan dibeli itu kan tidak langsung habis. ” Jika ada sapi warga yang terserang gejala penyakit PMK, kita lakukan vaksin untuk pengobatan,” ujar Helmi.
Ditambahkan Helmi, ia menghimbau warga Bengkulu Tengah yang punya sapi dan kerbau dikandangkan jangan dilepas liar lagi. ” Ini harapan kami kepada pemilik hewan ternak di daerah ini,” tegasnya.
Untuk diketahui, penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau Foot and Mouth Disease adalah penyakit yang menyerang hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing dan domba
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi dan kerbau disebabkan oleh virus RNA dari genus Aphthovirus, famili Picornaviridae.(**)





