DISTAN BENTENG AJUKAN 200 HEKTAR REPLANTING KELAPA SAWIT KE MENTAN RI
Kabar-one.com, Bengkulu Tengah – Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah pada Tahun 2026 mengajukan usulan replanting kelapa sawit sebanyak 200 hektar ke Menteri Pertanian.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Tengah, Helmi Yuliandri di ruang kerjanya, Rabu 21 Oktober 2026.
Dikatakan Helmi, replanting ini diajukan oleh kelompok petani sawit Kecamatan Karang Tinggi.
” Kelompok tani sawit tersebut beranggotakan sekitar 30 orang. Dana bantuan replanting tersebut langsung ke kelompok tani bersangkutan, sedangkan kita hanya melakukan pemantauan saja di lapangan,” kata Helmi.
Kegiatan tersebut langsung dikelolah oleh kelompok, seperti penebangan pohon sawit, pembersihan lahan, pemupukan dan lainnya semua dilakukan oleh kelompok petani sawit.
Menurut Helmi, replanting kelapa sawit adalah proses mengganti tanaman sawit yang sudah tua( biasanya berusia di atas 25 tahun) atau tidak produktif dan diganti dengan bibit unggul baru.
Program ini didukung pemerintah melalui Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dikelola oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit( BPDPKS) guna mendongkrak produktivitas Tandan Buah Segar( TBS).
Melalui program tersebut, pemerintah menyediakan dana bantuan melalui BPDPKS untuk meringankan biaya peremajaan kebun rakyat.
Meningkatkan Produktivitas: Mengganti bibit lama dengan bibit unggul dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit yang mampu menghasilkan CPO lebih tinggi per hektare.
Mengurangi risiko penyebaran penyakit seperti Ganoderma yang sering menyerang tanaman generasi kedua.
Menjaga pasokan buah tetap stabil tanpa perlu melakukan pembukaan lahan baru (deforestasi).
Tahapan Utama Proses Replanting
Survei dan Pembuatan Blok: Pengukuran ulang batas lahan, pembuatan parit drainase, dan jalur jalan kebun.
Dikatakan Helmi,pohon sawit yang sudah tua itu ditebang dicacah agar cepat terurai menjadi humus (sistem zero burning / tanpa bakar).
Disamping itu dilakukan pengolahan tanah, pembajakan tanah, pembuatan lubang tanam, hingga penanaman bibit sawit unggul.
Helmi berharap, dengan adanya bantuan replanting kelapa sawit ini sangat membantu para petani sawit, agar sawit yang baru ditanam kembali dapat meningkatkan kesejahteraan para petani sawit yang ada di Bengkulu Tengah ini.(**)





