RAKOR DAN SOSIALISASI PROGRAM KERJA KEARSIPAN TAHUNAN PEMKAB BENGKULU TENGAH

Read Time:1 Minute, 37 Second

Bengkulutengah,kabar-one.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM , Gunawan Rozali, SE, MM, membuka secara langsung Rapat Koordinasi Program Kerja pengawasan kearsipan dan sosialisasi peraturan bupati nomor 04 tahun 2024 tentang pengelolaan arsip dinamis di ruang lingkup Pemerintahan Kabupaten Bengkulu Tengah oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusif) bertempat di aula Riuang Gunung Kecamatan Talang Empat. Rabu (22/5/2024)

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dispusif Provinsi Bengkulu, H. Meri Sasdi, M. Pd, Kepala Dispusif Benteng, Agung Budiyanto, SE, ME , serta Arsiparis Dispusif Provinsi Bengkulu, Ira Hijranita serta seluruh pengurus kearsipan di setiap OPD Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Gunawan menyampaikan bahwa penyelenggaraan kearsipan daerah yang komprehensif dan terpadu akan mampu menyediakan arsip yang benar dan tepat waktu sehingga terwujudnya penyelenggaraan pemerintah yang baik dan bersih serta dalam peningkatakan pelayanan publik.

“Fungsi penting arsip yaitu sebagai inti dari media informasi dan media pengawasan yang dibutuhkan oleh setiap OPD dalam melakukan berbagai kegiatan seperti perencanaan , analisis pengembangan , perumusan kebijakan , pengambilan keputusan , laporan pertanggung jawaban , evalusi dan uji tuntas seperti di pemerintahan,” jelasnya

Sementara itu, Kepala Dispusif Benteng, Agung Budiyanto mengungkapkan bahwa program kerja pengawasan kearsipan merupakan proses kegiatan dalam menilai kesesuaian antara prinsip, kaidah dan standar kearsipan dengan penyelenggaraan kearsipan.
Pengawasan kearsipan merupakan salah satu bentuk kegiatan pembinaan kearsipan.

“Pengawasan kearsipan tersebut dilakukan dengan cara mengukur tingkat kesesuaian antara penyelenggaraan kearsipan yang telah dijalankan dibandingkan dengan prinsip, kaidah, dan standar kearsipan. Asumsinya, bila suatu praktek penyelenggaraan kearsipan yang dilakukan itu sesuai sepenuhnya dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang kearsipan, maka nilai pengawasan kearsipan tentunya 100%. Begitu pula sebaliknya, apabila prakteknya makin berjarak dengan ketentuan regulasi kearsipan yang berlaku, maka makin berkuranglah nilai pengawasan kearsipannya.

“Kami berharap setelah dilaksanakannya Rakor program kerja pengawasan kearsipan dan pengelolaan arsip dinamis ini kedepan seluruh OPD dapat mengimplementasikan hal ini dengan baik dalam mengarsipkan dan menyusun data penting pada OPD yang di duduki,” demikian(**)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %