MUSIM TANAM PADI AKHIR TAHUN PETANI DI BENGKULU TENGAH TERANCAM GAGAL

Read Time:1 Minute, 24 Second

Kabar-one.com, Bengkulu tengah – Musim tanam padi bagi sejumlah petani di Bengkulu Tengah, saat ini terancam akan mundur atau bahkan batal sama sekali. Ini disebabkan akibat enomena el nino yang masih terjadi.

Sesuai dengan jadwal tanam padi massal, petani akan turun ke sawah setelah panen pada akhir bulan September atau awal Oktober nantinya. Kemudian akan dilanjutkan panen raya pada Desember ataupun Januari tahun depan.

Hal ini terkhusus bagi petani di Bengkulu Tengah dengan areal persawahan tadah hujan, seperti areal persawahan di Kecamatan Pondok Kelapa, Kecamatan Karang Tingg dan Kecamatan Talang Empat.

Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Tengah, Helmi Yuliandri membenarkan permasalahan yang dihadapi petani di musim kemarau saat ini, khusus dengan areal persawahan tadah hujan tentunya.

 

“Kondisi cuaca saat ini masih terdampak dengan fenomena el nino, yang menyebabkan rendahnya curah hujan yang terjadi. Hal ini tentu berdampak terhadap areal persawahan tadah hujan” jelasnya.

Sebelumnya Dinas Pertanian Bengkulu Tengah telah mengantisipasi lebih awal, yakni pada awal dengan mengusulkan bantuan hibah anggaran untuk pembangunan sumur bor ke Kementerian Pertanian.

“Kita sudah usulkan diawal tahun bantuan anggaran untuk pembangunan sumur bor, namun hingga saat ini belum didapatkan dari Kementerian Pertanian. Hanya saja dengan kondisi saat ini, dikwatirkan tidak ada air dalam tanah” tambahnya.

Areal persawahan tadah hujan yang terdampak fenomena el nino saat ini, yakni di Kecamatan Pondok Kelapa, dengan luasan lahan mencapai 160 hektare yang tersebar di beberapa desa setempat.

Jika kondisi musim hujan yang rendah masih terus berlangsung, maka total hasil produksi padi di Bengkulu Tengah pun terancam menurun. Sementara tahun 2025 lalu, telah mengalami peningkatam dibandingkan tahun 2024.

Penambahan hasil produksi padi di Bengkulu Tengah sebelumnya, dikarenakan pertambahan luasan lahan persawahan disetiap kecamatan, yang berdampak banyaknya tanaman padi ditanam.(**)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %