MUSIM TANAM PADI AKHIR TAHUN PETANI DI BENGKULU TENGAH TERANCAM GAGAL
Share
Kabar-one.com, Bengkulu tengah – Musim tanam padi bagi sejumlah petani di Bengkulu Tengah, saat ini terancam akan mundur atau bahkan batal sama sekali. Ini disebabkan akibat enomena el nino yang masih terjadi.
Sesuai dengan jadwal tanam padi massal, petani akan turun ke sawah setelah panen pada akhir bulan September atau awal Oktober nantinya. Kemudian akan dilanjutkan panen raya pada Desember ataupun Januari tahun depan.
Hal ini terkhusus bagi petani di Bengkulu Tengah dengan areal persawahan tadah hujan, seperti areal persawahan di Kecamatan Pondok Kelapa, Kecamatan Karang Tingg dan Kecamatan Talang Empat.
Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Tengah, Helmi Yuliandri membenarkan permasalahan yang dihadapi petani di musim kemarau saat ini, khusus dengan areal persawahan tadah hujan tentunya.

“Kondisi cuaca saat ini masih terdampak dengan fenomena el nino, yang menyebabkan rendahnya curah hujan yang terjadi. Hal ini tentu berdampak terhadap areal persawahan tadah hujan” jelasnya.
Sebelumnya Dinas Pertanian Bengkulu Tengah telah mengantisipasi lebih awal, yakni pada awal dengan mengusulkan bantuan hibah anggaran untuk pembangunan sumur bor ke Kementerian Pertanian.
“Kita sudah usulkan diawal tahun bantuan anggaran untuk pembangunan sumur bor, namun hingga saat ini belum didapatkan dari Kementerian Pertanian. Hanya saja dengan kondisi saat ini, dikwatirkan tidak ada air dalam tanah” tambahnya.
Areal persawahan tadah hujan yang terdampak fenomena el nino saat ini, yakni di Kecamatan Pondok Kelapa, dengan luasan lahan mencapai 160 hektare yang tersebar di beberapa desa setempat.

Jika kondisi musim hujan yang rendah masih terus berlangsung, maka total hasil produksi padi di Bengkulu Tengah pun terancam menurun. Sementara tahun 2025 lalu, telah mengalami peningkatam dibandingkan tahun 2024.
Penambahan hasil produksi padi di Bengkulu Tengah sebelumnya, dikarenakan pertambahan luasan lahan persawahan disetiap kecamatan, yang berdampak banyaknya tanaman padi ditanam.(**)
More Stories
Lestarikan Bahasa Rejang dan Lembak, Diknas Benteng Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu
Kabar-one.com, Bengkulu Tengah – Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan...
DINAS PERTANIAN BENGKULU TENGAH MENDORONG KELOMPOK TANI YANG ADA DI WILAYAH TERSEBUT UNTUK MEMANFAATKAN PROGRAM BIBIT PERKEBUNAN UNTUK DIKEMBANGKAN DARI PEMERINTAH PUSAT
Kabar-one.com, Bengkulu Tengah - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, mendorong kelompok tani yang ada di wilayah tersebut untuk...
PEMKAB BENGKULU TENGAH AJUKAN REPLANTING SAWIT 212 HEKTARE, FOKUS DONGKRAK PRODUKTIVITAS PETANI
kabar-one.com, Bengkulu Tengah - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah mengajukan program peremajaan atau *replanting* kebun kelapa sawit seluas 212 hektare...
Efisiensi, Kadistan Benteng, Helmi Sebut Program Pusat dan Daerah Tetap Jalan
Kabar-one.com, Bengkulu Tengah - Di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional, program prioritas Dinas Pertanian (Distan) / Dinas Ketahanan Pangan pada...
FLS3N SMP Bengkulu Tengah Digelar 25 Mei 2026, Cabang Cerpen hingga Menyanyi Solo Jadi Ajang Unjuk Bakat Siswa
,Kabar-one.com, Bengkulu Tengah – Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Bengkulu Tengah tahun...
DINAS PERTANIAN BENGKULU TENGAH MENGANGGARKAN DANA SEBESAR Rp 50 JUTA UNTUK PEMBELIAN VAKSIN UNTUK MEMBERANTAS PMK DI BENGKULU TENGAH
Kabar-one.com, Bengkulu Tengah - Dinas Pertanian Bengkulu Tengah menganggarkan dana sebesar Rp 50 juta untuk pembelian vaksin untuk memberantas Penyakit...





