Efisiensi, Kadistan Benteng, Helmi Sebut Program Pusat dan Daerah Tetap Jalan
Kabar-one.com, Bengkulu Tengah – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional, program prioritas Dinas Pertanian (Distan) / Dinas Ketahanan Pangan pada tahun 2026 agar tetap berjalan efektif.
Anggaran pendukung seperti perjalanan dinas dan rapat dipangkas signifikan di beberapa daerah, namun alokasi dana difokuskan pada kegiatan rutin dan fisik yang menyentuh petani.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Tengah, Helmi,SP, MT diruang kerjanya belum lama ini.
Kendati ada penghematan anggaran dari pemerintah pusat, Distan Bengkulu Tengah masih mendapat bantuan Alsintan lima unit handractor dari Menteri Pertanian.
” Bantuan lima unit handtractor tersebut merupakan usulan kelompok petani melalui kita. Sebenarnya petani kita di Benteng ini setidaknya masih butuh 100 unit handtractor, namun anggaran APBN terbatas, pada tahun ini cuma dapat lima unit. Mudah- mudahan tahun selanjutkan jumlah bantuan bertambah,” kata Helmi.
Menurutnya, program Distan Benteng tahun ini, selain mendapat bantuan handtractor.
Disamping itu, juga akan ada bantuan Sapras ( Sarana Pertanian dan Prasarana Pertanian), seperti pupuk bersubsidi, herbisida, bentuk peralatan, bahan berupa barang senilai Rp 3 juta per hektar yang dibiayai APBN.
Disamping itu juga ada perbaikan irigasi serta fasilitas pendukung yang lainnya.” Usulan program bantuan Sapras ini sudah deal, dan insya Allah tahun 2027 akan terealisasi,” kata Helmi.
Juga ada bantuan replanting kelapa sawit sebanyak 200 hektar. Bantuan replanting dari Mentan ini, merupakan usulan dari kelompok petani sawit Karang Tinggi pada tahun 2026.
Di Bengkulu Tengah ini terdapat sekitar 30 ribu hektar kebun sawit milik rakyat,namun belum diketahui berapa banyak yang tidak produktif lagi.
Lanjut Helmi, program bantuan replanting ini seluruhnya dilakukan oleh kelompok, baik itu penebang pohon sawit sudah tua, pembibitan, pembuatan lobang serta yang lainnya semua dilakukan oleh mereka sendiri.
Yang perlu diketahui, kata Helmi, semua bantuan dari Menteri Pertanian itu berupa hibah tanpa adanya pungutan apapun terhadap petani.
Dukung Program Bupati
Helmi mengatakan, selain mendukung program pemerintah pusat, Dinas Pertanian Benteng juga mendukung program Bupati dan wabup Benten.
” Sesuai arahan pak Bupati, pada tahun 2026 ini dianggarkan dana APBD sebesar 50 juta untuk pembelian vaksin mencegah Penyakit Mulut dan Kuku(PMK) dan obat- obatan yang menyerang hewan ternak sapi dan kerbau milik masyarakat daerah ini,” ujar Helmi.
Penyebaran PMK di Benteng ini cukup tinggi,lantaran tertular hewan sapi yang transit dari Seluma dan Bengkulu Utara. Setelah diadakan penggemukan di sini, sapi tersebut disuplai ke Kota Bengkulu.
Penyebab lainnya, hewan sapi dan kerbau di daerah liar tidak dikandangkan oleh pemiliknya dan susah untuk dilakukan pemantauan oleh Dinas Pertanian.
Oleh karena itu, lanjut Helmi, pihaknya menghimbau para pemilik ternak di daerah ini agar mengandangkan hewan ternak mereka. Untuk pengadaan vaksin PMK tersebut, selain digunakan sisanya untuk stok sewaktu- waktu akan digunakan.
Sedangkan program lainnya, Dinas Pertanian Benteng akan membuat pembibitan jeruk kalamansi. ” Ini juga program Bupati yang akan dilaksanakan pada tahun ini. Kita akan membuat pembibitan di belakang kantor,”‘ujar Helmi.
Jadi, jika ada masyarakat yang butuh bibit jeruk kalimansi bisa membeli dengan harga Rp 15 ribu per polibag.” Kalau kata pak Bupati bibit digratiskan, ya kita gratiskan tidak bayar. Jeruk kalimansi ini umur 1-2 tahun sudah berbuah,” tegasnya.
Mensiasati terkait efisiensi anggaran, Dinas Pertanian Benteng tetap jalan melaksanakan baik itu program pusat maupun program pemerintah daerah.
Pada tahun 2026, Dinas Pertanian Benteng hanya mendapat dana APBD Benteng sebesar Rp 1 miliar. Anggaran tahun ini agak meningkat sedikit dibanding anggaran tahun 2025 sebesar Rp 800 juta.
” Dana inilah yang kita gunakan sehemat mungkin, baik untuk kegiatan rutin serta kegiatan lain yang menjadi prioritas,” demikian Kadis Pertanian Benteng, Helmi Yuliandri,SP,MT.(**)





