Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., bersama Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Wawan Adil, Senin (29/12/2025), di Ruang Kerja Bupati. (Foto/Hms)

Pemkab Bengkulu Tengah Perkuat Sinergi Industri dan Layanan Hukum, Warga Harap Realisasi Program Lebih Cepat

Read Time:2 Minute, 40 Second

Bengkulu Tengah, Kabar-one.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah terus memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah pusat dan lembaga pendukung sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi serta peningkatan layanan publik. Hal ini terlihat dalam audiensi yang dilakukan Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., bersama Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Wawan Adil, Senin (29/12/2025), di Ruang Kerja Bupati.

Audiensi tersebut juga dihadiri Ketua TP PKK Bengkulu Tengah, Dr. Susilo Damarini Rachmat, SKM., MPH., Pj Sekda Ayatul Mukhtadin, S.H., jajaran asisten, staf ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah kepala bagian terkait. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun strategi pengembangan daerah.

Pertemuan pertama bersama Irjen Kementerian Perindustrian RI, Dr. M. Rum, S.H., M.H., berlangsung hangat dan penuh diskusi mendalam mengenai arah pengembangan industri di Bengkulu Tengah. Irjen Kemenperin mendorong pemerintah daerah untuk mulai menyiapkan kawasan industri sekaligus mengambil peran lebih aktif dalam menyambut program-program dari pemerintah pusat.

Bupati Rachmat Riyanto menegaskan bahwa Bengkulu Tengah memiliki potensi besar di sektor industri kecil dan menengah (IKM). Saat ini terdapat sekitar 400 pelaku UKM yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan dari berbagai tingkatan pemerintahan.

“Alhamdulillah hari ini kita menerima kunjungan dari Irjen Kementerian Perindustrian RI, Bapak Dr. M. Rum. Audiensi ini menjadi langkah awal yang sangat baik untuk mendorong Bengkulu Tengah menjadi salah satu kabupaten pengembangan industri,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa pemetaan sentra industri unggulan telah dilakukan, mencakup batik Bengkulu Tengah, jeruk kalamansi, dan kerajinan bambu.

“Harapannya, Pak Irjen dapat memfasilitasi kami untuk bertemu dengan pejabat terkait di pusat agar sektor-sektor ini mendapatkan dukungan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan,” jelasnya.

Audiensi kedua bersama LBH Wawan Adil membahas komitmen lembaga tersebut dalam memberikan layanan hukum bagi masyarakat Bengkulu Tengah, khususnya kelompok rentan dan masyarakat yang sedang menghadapi persoalan hukum. Pihak LBH memastikan kesiapan untuk bersinergi dengan perangkat daerah.

“Kami berharap dapat mendukung visi dan misi Bupati Bengkulu Tengah ke depan. Kami juga siap berkoordinasi langsung dengan OPD terkait untuk menentukan peran konkret dalam pelayanan bantuan hukum bagi masyarakat,” ujar perwakilan LBH.

Bupati Rachmat Riyanto menyambut baik komitmen tersebut dan menegaskan bahwa kehadiran lembaga bantuan hukum merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan dan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Di tengah pembahasan strategis tersebut, masyarakat Bengkulu Tengah juga memberikan tanggapan terkait rencana pengembangan industri dan layanan hukum itu.

Salah satu pelaku industri rumahan, Lestari, menyampaikan harapannya agar pendampingan UKM benar-benar diwujudkan.

“Kalau pembinaan UKM ditingkatkan, kami bisa lebih maju. Banyak pelaku usaha kecil butuh pelatihan, bantuan alat, dan akses pemasaran. Jadi kami berharap program ini tidak hanya wacana, tapi segera dijalankan,” ujarnya.

Sementara itu, warga Kecamatan Talang Empat, Sopian, menilai bahwa kehadiran LBH sangat membantu masyarakat kecil.

“Selama ini banyak warga bingung kalau ada masalah hukum. Kalau LBH siap turun langsung ke desa-desa, itu akan sangat membantu. Kami berharap pelayanan hukumnya mudah diakses dan tidak berbelit,” katanya.

Audiensi ini diharapkan menjadi pondasi kuat bagi sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan lembaga mitra dalam menciptakan pengembangan industri yang berkelanjutan sekaligus memperluas akses perlindungan hukum bagi masyarakat Bengkulu Tengah. Dengan dukungan berbagai pihak, pembangunan ekonomi dan kesejahteraan warga diharapkan dapat meningkat secara lebih merata.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %