Dalam rapat koordinasi dan evaluasi yang berlangsung di Aula Merah Putih, Senin (29/12), Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan apresiasinya atas kerja keras jajaran pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan sepanjang tahun berjalan. (Foto/Hms)

Helmi Hasan Apresiasi Kinerja OPD 2025, Masyarakat Minta Program 2026 Lebih Tepat Sasaran

Read Time:1 Minute, 58 Second

Bengkulu, Kabar-one.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu menutup akhir tahun 2025 dengan evaluasi menyeluruh terhadap capaian kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam rapat koordinasi dan evaluasi yang berlangsung di Aula Merah Putih, Senin (29/12), Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan apresiasinya atas kerja keras jajaran pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan sepanjang tahun berjalan.

Rapat tersebut menghadirkan seluruh kepala OPD untuk memaparkan perkembangan program yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Berdasarkan laporan yang disampaikan, hampir seluruh OPD menunjukkan progres positif pada masing-masing bidang.

“Saya mengapresiasi kinerja seluruh OPD yang telah bekerja maksimal sepanjang tahun 2025. Secara umum capaian program sudah berjalan dengan baik,” ujar Helmi Hasan dalam arahannya.

Meski memberikan apresiasi, Gubernur menegaskan bahwa peningkatan kualitas kinerja harus menjadi fokus utama pada tahun 2026. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari laporan administratif, tetapi dari sejauh mana manfaat program dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat pada tingkat paling bawah.

“Ke depan, kinerja ini harus terus ditingkatkan agar program-program pemerintah benar-benar memberikan dampak nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Dalam forum tersebut, Helmi Hasan juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran sebagaimana arahan Menteri Dalam Negeri. Efisiensi ini bukan sekadar penghematan, melainkan penguatan prioritas agar anggaran daerah diarahkan pada program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Sesuai arahan Menteri Dalam Negeri, efisiensi anggaran tetap dilakukan dan difokuskan pada program prioritas yang menyentuh kebutuhan rakyat, seperti infrastruktur jalan, pelayanan kesehatan, dan pendidikan,” tegasnya.

Di sisi lain, masyarakat Bengkulu memberikan tanggapan terhadap evaluasi tersebut. Beberapa warga berharap bahwa penguatan kinerja OPD di tahun 2026 dapat menjawab persoalan yang masih dirasakan di lapangan.

Ahmad, warga Kabupaten Seluma, menyampaikan harapannya agar program pelayanan dasar semakin diperjelas dan diperkuat.

“Kami melihat sudah ada perbaikan, tapi masyarakat berharap program pemerintah lebih tepat sasaran. Jalan-jalan di desa kami masih perlu perhatian, begitu juga pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Yulia, warga Kota Bengkulu, berharap pengelolaan anggaran yang efisien dapat membuka ruang bagi peningkatan fasilitas publik.

“Kalau anggaran benar-benar difokuskan untuk kebutuhan rakyat, kami berharap fasilitas pendidikan dan kesehatan bisa lebih baik lagi. Kami ingin merasakan dampaknya secara langsung,” tuturnya.

Harapan masyarakat ini sejalan dengan pesan yang disampaikan Gubernur Helmi Hasan: bahwa pembangunan daerah harus diarahkan pada manfaat nyata dan peningkatan kesejahteraan warga. Pemprov Bengkulu pun berkomitmen agar kinerja OPD di tahun 2026 berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %