BPBD Bengkulu Tengah Tetap Standby 24 Jam, WFA Tak Ganggu Kesiapsiagaan

Read Time:1 Minute, 10 Second

 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Tengah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal meskipun saat ini menerapkan sistem Work From Anywhere (WFA).

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Bengkulu Tengah, Rachmat Hidayat, yang menegaskan bahwa pelayanan laporan kebencanaan dan kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas utama.

Rachmat Hidayat, yang kerap disapa Dayat ini mengatakan, pihaknya tetap menyiagakan personel untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana di wilayah tersebut.

“Meski saat ini sistem kerja menerapkan WFA, kami pastikan pelayanan publik tetap berjalan. Tim kami tetap standby dan melaksanakan piket kantor setiap hari,” kata Dayat saat diwawancarai, Senin (13/4/2026).

Ia menegaskan, sistem WFA tidak mengurangi kesiapsiagaan BPBD dalam merespons kejadian darurat, terutama mengingat Bengkulu Tengah merupakan daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi.

Berdasarkan data BPBD, sebagian besar wilayah Bengkulu Tengah masuk kategori rawan bencana, dengan ancaman dominan berupa tanah longsor di wilayah perbukitan serta banjir di daerah dataran rendah dan aliran sungai.

“Jika terjadi kondisi darurat kebencanaan, tim BPBD selalu siap merespons dengan cepat. Keselamatan dan kenyamanan warga menjadi prioritas utama kami,” ujarnya.

Untuk mempercepat pelayanan, BPBD juga menyiapkan nomor layanan darurat yang bisa dihubungi masyarakat, yakni 0822-5314-8634, sebagai bentuk komitmen pelayanan 24 jam.

Dayat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu yang berpotensi memicu bencana seperti longsor, banjir, maupun pohon tumbang.

tetap waspada dan segera melapor jika terjadi bencana di wilayahnya,” tutupnya.(**)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %