6 SMP di Bengkulu Tengah Belum Gunakan Android untuk Ujian

Read Time:2 Minute, 20 Second

Kabar-one.com, Bengkulu Tengah – Sebanyak 6 sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Bengkulu Tengah belum menerapkan ujian akhir semester (UAS) menggunakan android, Kamis (15/5/2025).

Hal tersebut diakibatkan para murid kesulitan mengakses soal ujian lantaran sinyal internet yang tidak tersedia.

Meski begitu, secara keseluruhan, sebanyak 26 SMP lainnya di Kabupaten Bengkulu Tengah telah memulai pelaksanaan UAS dengan menggunakan android.

4, SMPN 28, SMPN 26, SMPN 32, SMPN 27 dan SMPN 12, semuanya masih menggunakan pensil dan kertas dalam pelaksanaan UAS.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bengkulu Tengah, Edon Siregar menyatakan inisiatif UAS berbasis android dilakukan atas inisiatif kepala dinas direstui bupati.

“Ada 32 SMP dan 6 SMP yang belum melakukan UAS menggunakan android karena terkendala sinyal. Namun bupati akan mengupayakan secepatnya wilayah tersebut akan mendapat layanan sinyal selular,” kata Edon saat diwawancarai, Kamis (15/5/2025).

Sejauh ini pelaksanaan UAS berbasis android di Bengkulu Tengah tidak mengalami hambatan berarti.

Salah satu murid SMPN 3 Bengkulu Tengah yang melaksanakan UAS, Alif Dzakwan mengaku, pelaksanaan UAS dengan menggunakan android lebih mudah jika menggunakan komputer atau laptop.

“Lebih mudah dan praktis,” ujar Alif.
Meski begitu, kekurangan dalam penerapan UAS berbasis android ini yaitu membuat para siswa lebih mudah untuk mencari kunci jawaban di mesin pencari seperti google dan AI.

“Kalau mau nyari jawaban di google ya bisa, tapi kita tidak mau,” kata Alif.

Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto melakukan peninjauan pelaksanaan ujian akhir semester akhir siswa SMPN 2 dan SMPN 5, Kamis (15/5/2025).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan ujian akhir siswa SMP yang berbasis android berjalan lancar.

Dari pantauan TribunBengkulu.com, tampak Rachmat Riyanto mengunjungi satu persatu kelas yang sedang melaksanakan ujian.

Ia pun tampak memanggil salah satu siswa untuk maju kedepan dan berbincang santai.

“Saya ingin anak-anak ini percaya diri, karena kunci sukses itu percaya diri dan jangan ragu-ragu. Jadi saya minta siapa yang bisa menjawab 30 soal untuk maju kedepan, agar terlatih percaya diri,” ujar Rachmat.

Bupati pun meminta seluruh siswa SMP di Bengkulu Tengah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebuh tinggi baik SMA maupun perguruan tinggi.

“Tidak ada alasan lagi siswa kita yang tidak melanjutkan sekolah, jangan hanya terhenti sampai SMP saja, harus sampai SMA maupun perguruan tinggi, kalau ada masalah lapor ke saya atau kepala dinas, insyaallah ada solusinya,” ucapnya.

Dengan sistem ujian yang sudah berbasis android ini, Rachmat mengharapkan seluruh sekolah di Bengkulu Tengah sudah berbasis android dan melek digital.

“Dari laporan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tadi, masih ada 6 sekolah yang belum menggunakan android karena sinyal, kedepan akan kira perbaiki itu,” sampainya.

Saat ini, Pemkab Bengkulu Tengah telah mulai menyalurkan bantuan starlink ke sejumlah desa untuk mengatasi permasalagan blankspot.

“Kedepan kita juga akan mengusulkan pendirian tower sinyal, agar tidak ada lagi blankspot di Bengkulu Tengah dan membuat Bengkulu Tengah full digital,” kata Rachmat.(**)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %