Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu, Jaduliwan, S.E., M.M., menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan monumen gotong-royong bendera pusaka merah putih di simpang lima, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Senin (12/08/2024). Foto (Dika/Kabar-one.com).
Kepala Kesbangpol Provinsi Jaduliwan: Pembangunan Monumen Gotong-royong Bendera Pusaka Merah Putih Adalah Inisiatif Positif dan Layak Didukung
Bengkulu, Kabar-one.com – Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu, Jaduliwan, S.E., M.M., menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan monumen gotong-royong bendera pusaka merah putih di simpang lima, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu iniasii dari Anggota DPD RI Ahmad Kanedi. Menurutnya, inisiatif ini merupakan langkah yang sangat positif dan layak didukung, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.
Jaduliwan menjelaskan bahwa gagasan pembangunan monumen ini tidak hanya akan menjadi simbol penghormatan kepada Fatmawati, seorang tokoh sejarah penting yang berjasa dalam kemerdekaan Indonesia, tetapi juga akan memperkuat ingatan kolektif masyarakat terhadap peran Fatmawati dalam perjalanan sejarah bangsa.
“Pembangunan monumen ini akan menjadi pengingat bagi kita semua tentang jasa-jasa Ibu Fatmawati sebagai penjahit bendera Merah Putih pertama, yang dikibarkan pada Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Ini adalah bagian penting dari sejarah Indonesia yang harus kita hargai dan lestarikan,” ujar Jaduliwan, usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) monumen gotong-royong bendera merah putih menguatkan bengkulu kota pusaka dan memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, di aula Kantor Perwakilan DPD RI, Bengkulu, Senin (12/08).
Selain itu, Jaduliwan menambahkan bahwa pembangunan monumen ini juga akan berdampak positif bagi citra Provinsi Bengkulu. Provinsi ini, menurutnya, memiliki banyak nilai historis yang perlu lebih dikenal oleh masyarakat luas. Dengan adanya monumen ini, Bengkulu dapat semakin dikenal sebagai daerah yang tidak hanya kaya akan keindahan alam, tetapi juga memiliki warisan sejarah yang sangat berharga.
“Monumen gotong-royong bendera pusaka merah putih ini nantinya akan menjadi salah satu ikon penting bagi Provinsi Bengkulu. Ini akan memperkuat identitas kita sebagai daerah yang memiliki kontribusi besar dalam sejarah perjuangan bangsa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Jaduliwan mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para pemangku kepentingan, untuk bersama-sama mendukung realisasi pembangunan monumen ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta sangat dibutuhkan agar pembangunan monumen ini dapat berjalan dengan baik.
“Kami berharap, dengan adanya monumen ini, generasi muda Bengkulu dapat lebih memahami dan menghargai sejarah daerahnya, serta menjadikan Fatmawati sebagai inspirasi dalam mengisi kemerdekaan dengan karya-karya positif,” pungkas Jaduliwan.
Pewarta : Hartono
Editor : Tarmizi





